Armada Dum Truck Tanah Yang Melintas Jalan Cisoka-Maja Diduga Tak Berizin

0
135

TANGERANG,BANTENDAY.co.id – Armada dum truck galian tanah yang setiap malam melintas di jalan raya Solear, Cisoka dan Balaraja di duga tak berijin ke wilayah setempat dan Marka jalan Dinas Perhubungan Kabupaten tangerang.

Hal itu terungkap saat para awak media mepertanyakan ke Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Provpinsi Banten, saat ditemui dengan Staf Dinas Perhubungan Koko Satria,
(Rabu,07/04/2021).

Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Kook memberi keterangan pada awak Media terkait aktifitas galian tanah, kalu lintasan armada dum truck pengangkut galian tanah belum ada konfirmasi ke kami, tetapi kalu jalan yang dilintasi armada dum truck tanah tersebut dari Keamatan Maja, Solear, Cisoka dan Balaraja, itu masuknya jalan Provinsi Banten kalo kita hanya jalan Kabupaten. Kalau Ijin trayek proyek usaha galian tanah tersebut itu adanya di Rambu-rambu Lalu lintas dan pengerjaan galian tanah merah dari Cilayang kami belum ada konfirmasi atau pengaduan masyarakat terkait hal itu.

“Kalau lintasan armada dum truck galian tanah belum ada konfirmasi ke pihak kami, tetapi kalau jalan yang di lintasi armada dum truck yang dari Keamatan Maja, Solear, Cisoka dan Balaraja itu jalan Provpinsi Banten kalau kita hanya Kabupaten Tangerang. Kalau Ijin trayek proyek galian tanah merah itu adanya di Rambu-rambu Lalulintas dan proyek galian tanah di Cilayang kami belum ada konfirmasi juga pengaduan dari masyarakat terkait hal itu,” paparnya.

Kalau masalah galian menurutnya, Dinas Perhubungan tidak ada mempunyai hak, untuk menyetop armada yang melintas bermuatan tanah atau yang mengkut barang hasil tambang. Namun hal itu tugas bagian Lalulintas dan untuk lebih jelasnya konfirmasi ke Kabid Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang lanjut Koko.

“Kalau untuk menyetop armada dum truck pengangkut tanah atau hasil tambang yang melintas itu bukan hak kami, itu kewenangannya bagian Lalulintas dan untuk lebih jelasnya silahkan teman-teman Media konfirmasi ke pak Kadis Perhubungan,” papar Koko.

Sementara Kadis Perhubungan Kabupaten Tangerang Sukri, mengatakan, kalau galian tanah itu bukan ranah Dinas Perhubungan tapi Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) karena pengusaha galian tanah di Cilayang tidak ada ijin ke Dishub.

“Jelas kalau galian tanah itu bukan ranah kami, tetapi itu poksinya Satpol PP Kabupaten Tangerang karena para pengusaha galian tanah di Cilayang belum pernah Ijin ke kami, silahkan kawan-kawan Media konfirmasi ke Satpol PP,” tutur Sukri (Nursanto DC/Bagus/Rosa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here