Aktivitas Proyek Galian Tanah Melintasi Jalan Raya Cisoka Disoal Forum Ormas Cisoka

0
190

TANGERANG,BANTENDAY.co.id – Empat Ormas yang tergabung di Forum Ormas Cisoka Bersatu yaitu BPPKB DPAC Cisoka, Pemuda Pancasila PAC Cisoka, LMPI MAC Cisoka dan LAPBAS DPAC Cisoka Kabupaten Tangerang Provinsi Baten, pertanyakan ijin Usaha Trayek galian tanah merah yang setiap malam armada dum truck’nya melintasi jalan di wilayah Kecamatan Solear, Kecamatan Cisoka dan Kecamatan Balaraja,Rabu (07/04/2021).

Trayek armada dum truck yang mengangkut galian tanah merah tersebut yang setiap malam hari’nya beroprasi melintasi jalan raya Solear, Cisoka dan Balaraja. Rutinitas armada dum truck yang mengangkut galian tanah merah itu menyebabkan perubahan struktur jalan sudah banyak yang rusak dan berlubang, akibat seringnya di lewati tiap malam armada dum truck yang bertonase berat.

Deni Selaku Ketua BPPKB DPAC Cisoka mengeluarkan statmen kepada awak media, setiap malam armada dum truck pengangkut tanah galian dari wilayah Desa Cilayang Kabupaten Lebak melintasi wilayah kami khususnya Kecamatan Solear, Cisoka dan Balaraja, akibat aktifitas armada dum truck tersebut berdampak kerusakan insprastruktur jalan raya, yang seharusnya jalan tersebut awet tapi sekarang sudah pada rusak dan berlubang. Jelas akan membahayakan pada masyarakat pengguna jalan.

“Setiap malam rutin armada dum truck pengangkut tanah merah dari wilayah Desa Cilayang Kecamatan Maja Kabupaten Lebak selalu melintasi jalan di wilayah kami khususnya Solear, Cisoka dan Balaraja. Akibat aktifitas armada dum truck tersebut berdampak kepada insfrastruktur jalan, yang seharusnya jalan itu awet tapi sekarang sudah banyak yang rusak dan berlubang. Jelas itu akan membahayakan masyarakat pengguna jalan,”tutur Deni panjang lebar.

Setiap malam hampir lebih dari 20 armada dum truck melintas, padahal Pemerintah sudah mencabut Perda Galian Tanah C.

Kami dari Forum Ormas Cisoka Bersatu pertanyakan ijin trayek proyek tersebut kepada Dinas terkait dan ijin itu tidak cukup untuk pihak Desa dan Kecamatan saja, yang jelas permohonan dari pemilik tanah, jumlah tanah yang diangkut ada berapa, dan diangkutnya kemana. Itu semua harus jelas itukan Sumber Daya Alam (SDA) yang sebenarnya tanah galian ini tidak boleh dijual belikan, mereka yang meraup keuntungan besar tapi kita sebagai masyarakat hanya kena dampak’nya, kami mohon Aparat atau Dinas terkait segera bertindak.

“Kami dari Forum Ormas Cisoka Bersatu pertanyakan ijin trayek proyek tersebut kepada Dinas terkait dan ijin itu tidak cukup untuk pihak Desa dan Kecamatan saja harus ada permohonan dari pemilik lahan, jumlah tanah yang di angkut dan diangkutnya ke mana, semua itu harus jelas karena itu termasuk Sumber Daya Alam (SDA) yang seharusnya tidak diperjual belikan. Mereka para pengusaha yang meraup keuntungan kita sebagai masyarakat yang kena dampak’nya, kami mohon kepada Aparat atau Dinas terkait tuk segera turun tangan,”pungkas Deni lagi (Nursanto DC/ Rosa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here