Kumala Adakan Kegiatan Sekolah Politik

0
281

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Pengurus Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menyelenggarakan Sekolah Politik di Gedung Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Rasyid Kampung Cikarosok, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak-Banten, Jumat (02/04/2021).

Sekolah politik ini bertujuan memperluas pengalaman, penghayatan, serta wawasan para Anggota atau Kader terhadap masalah atau isu yang bersifat politik dan meningkatkan budaya, serta pengetahuan politik sesuai peraturan hukum yang berlaku.

Ketua panitia Suryana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam politik

‘’Diadakannya sekolah politik ini tentunya untuk meningkatkan partisipasi generasi muda, khususnya kader Kumala di Kabupaten Lebak khususnya serta Indonesia pada umumnya, untuk membetuk sikap yang mendukung system politik, serta mampu menyadarkan individu sebagai partisipan politik,” katanya.

Kegitan ini baru pertama kali di laksanakan oleh koordinator Kumala. Setiap peserta di harapkan mampu menumbuhkan kesadaran sekaligus penyadaran dalam system politik yang berlandaskan pancasila serta UUD 1945. Politik ini akan melekat kepada setiap diri manusia yang ada di dunia ini, apalagi kita sebagai warga pergerakan, harus mampu memahami poltik dengan ilmunya.

Sementara itu, Komarudin ketua Umum Koordinator Kumala yang akrab menyampaikan, berbicara politik bukan hanya bagaimana cara mendapatkan kekuasaan semata atau mempertahankan kekuasaan saja.

“Bahkan bicara politik ini tidak hanya di momen-momen pemilihan saja, melainkan bagaimana tatanan sosial ini di atur, kemudian aturan-aturan yang ada di dunia ini adalah hasil proses atau produk politik itu sendiri,” ujar Komarudin sapaan akrabnya Marko.

Lebih lanjut kata Marko, memang tidak harus semua orang ikut terlibat dalam gerak politik, tapi setidaknya harus faham dan mengetahui ilmu dasar politik agar kita tidak tergiring ke dalam isu buruk dari politik itu sendiri.

“Walapun kita tidak masuk ke dalam politik praktis ranahnya, tetapi kita harus bisa menjadi partisipan yang cerdas dan serta ikut berkontribusi dalam pelaksanaan politik sebagai salah satu cerminan demokrasi. Karena seseorang yang paling rugi, ialah orang yang buta terhadap politik,” ungkapnya.

Dilain pihak Bangbang SP sebagai anggota DPRD Lebak yang menjadi pembicara menyampaikan dalam materinya, bahwa politik ini tidak bisa lepas dari ilmu hukum dan ilmu teknologi serta ilmu lainnya yang kemudian kita sebagai kaum mileneal sekaligus warga pergerakan harus lebih peka terhadap realita sosial Negara hari ini.

“Dan mampu merumuskan ilmu politik ini dengan baik, karena semua itu suci, termasuk ilmu politik. tetapi bagaimana caranya kita harus mampu memahami setiap persoalan dan menyusun ilmu itu sendiri,” pungkasnya. (Red/Lukman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here