Gelar Webinar, PA GMNI Lebak Bahas Program BST

0
344

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)  Lebak Gelar Webinar bertajuk Manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat Lebak.

Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Lebak Enday Hidayat mengatakan, tingkat kemiskinan di Indonesia dari tahun 2020 kurang lebih 9, 77 persen  kondisi tersebut searah dengan target nasional untuk mengurangi kemiskinan secara ekstrim hingga 0 persen pada 2024.

Lebih Lanjut kata dia, dampak Covid- 19 sangat berpengaruh terhadap  kesehatan, pendidikan, sosial serta  ekonomi, sehingga krisis bisa dilihat dari menurunnya aktivitas ekonomi dan pendapatan masyarakat serta berpengaruh terhadap angka kemiskinan.

“Saya yakin dan masih optimis dalam kondisi Indonesia di tengah pandemi Covid -19 pemerintah akan mampu menekan angka kemisikinan. Saya melihat dari upaya pemerintah yang mengalokasikan dana yang sangat besar untuk memperluas bansos dan pemulihan ekonomi di Indonesia,” ucap Enday Hidayat kepada Bantenday.co.id Selasa (17/2/2021).

Dalam webinar tersebut PA GMNI Lebak menghadirkan pembicara terdiri dari kepala PT. POS Indonesia Cabang Rangkasbitung, perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Lebak dan tokoh masyarakat Lebak yang di wakili ketua Karang Taruna.

PT. Pos Indonesia Cabang Rangkasbitung telah menyiapkan personil untuk mendistribusikan Bantuan sosial tunai langsung turun ke desa-desa.

“Personil Kami turun langsung ke desa-desa dalam mendistribusikan dana BST ini,” ungkap Trampil Eko Nugroho di sela-sela webinar.

Sementara itu Kabid Linjamsos Dinas Sosial Lebak Endin menyampaikan, bahwa Dinsos sebagai kepanjangan tangan dari Kementrian Sosial (Kemensos) hanya mentabulasi data melalui aplikasi SIKS-NG.

“Dinsos sebagai kepanjangan tangan dari Kemensos hanya mendata melalui aplikasi,” katanya.

Ketua Karang Taruna Lebak Kuncoro Adakiri menyampaikan apresiasi yang sangat besar terhadap program BST berkelanjutan, akan tetapi pihaknya  mengkhawatirkan ketika bansos ini di bagikan langsung ke desa-desa akan menimbulkan kerumunan masa di tengah situasi pandemi.

“Maka dari itu karang taruna Kabupaten Lebak siap menjadi mitra strategis dan kritis dalam pembagian bansos ini untuk mengawasi dan mengontrolnya,” tukas Ukun sapaan akrabnya (Red/Lukman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here