DPC Lebak Ormas BB Perjuanga Minta Pelaku Program BPNT Patuh terhadap Pedum

0
441

                 Ilustrasi (Foto : Net)

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Badak Banten Perjuangan Kabupaten Lebak  meminta semua pihak yang terlibat dalam kepentingan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) patuh terhadap Pedoman Umum (Pedum) program sembako perubahan I 2020.

Hak tersebut dikatakan Erot Rohman Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan Kabupaten Lebak menurutnya, program  BPNT di Kabupaten Lebak  dalam perjalanannya tidak dapat dipisahkan dari kepentingan kepentingan segelintir oknum  yang ingin mencari keuntungan dalam program tersebut.

Sekalipun berdasarkan pedum sembako tahun 2020 bab 3 poin 314  huruf I sudah gamblang dijelaskan bahwa ASN (termasuk TNI Polri) , Kepala Desa / lurah perangkat Desa maupun perangkat kelurahan, anggota BPD atau BPK, tenaga pelaksana bansos pangan, dan SDM pelaksanaan program keluarga harapan, baik perorangan maupun berkelompok membentuk badan usaha tidak diperbolehkan menjadi e-Warong, pengelola maupun penyuplai e-Warong.

“Sejauh ini hasil investigasi kami dilapangan masih banyak ditemukan perseorangan sebagaimana yang telah di atur dalam pedum di atas masih menjadi bagian daripada lingkaran program BPNT, mulai dari penyuplai beras hingga komoditi lainnya.” kata Erot Rohman kepada Bantenday.co.id Rabu (13/1/2021).

Ia juga mengklaim bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama  yang diduga sebagai  oknum kepala Desa, oknum TKSK, hingga oknum anggota Dewan yang masih bergelut sebagai Suplier.

“Untuk itu kita meminta dalam waktu dekat agar semua pihak yang terlibat segera patuh terhadap pedum program tersebut selanjutnya kita juga akan melaporkan sejumlah nama- nama dimaksud tersebut untuk dilaporkan kepada tim pengendali program tingkat kabupaten agar tim pengendali segera memberikan sanksi yang tegas,” pungkasnya. (Red/Lukman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here