Banggar DPRD Banten Setujui Tambahan Insentif Guru

0
3612

Ade Hidayat Anggota Banggar DPRD Banten Saat di wawancarai wartawan beberapa waktu lalu (Foto : Bantenday)

SERANG, BANTENDAY.co.id – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Provinsi Banten kembali melakukan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Brlanja Daerah (APBD)Tahun Anggaran 2021 di Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Selasa (24/11/2020).

Dalam pembahasan tersebut Banggar DPRD Banten menyetujui pemberian insentif kepada guru dan tenaga kependidikan honorer di SMA,SMK dan SKh swasta se-Provinsi Banten.

Anggota Banggar DPRD Banten Ade Hidayat mengatakan, pembahasan Rancangan APBD TA 2021 sudah beberapa kali dilakukan. Pembahasan tersebut merupakan rangkaian sebelum Rancangan APBD TA 2021 ditetapkan dalam paripurna DPRD Provinsi Banten.

“Gubernur Banten menyampaikan usulan Rancangan APBD 2021 kepada DPRD Provinsi Banten. Usulan itu kami bahas untuk melihat mana postur anggaran yang perlu ditambah, berkurang, atau tetap,” kata Ade kepada wartawan.

Banggar DPRD Provinsi Banten menyetujui adanya penambahan nilai Rancangan APBD TA 2021 dari usulan awal Rp 15.556 triliun lebih menjadi Rp 16.014 triliun lebih.

Penambahan tersebut  lanjut Ade, antara lain disepakatinya pemberian insentif guru, dan tenaga kependidikan honor di SMA/SMK dan SKh swasta di Provinsi Banten. Total anggaran yang dialokasikan senilai Rp 80 miliar dengan rincian Rp 500 untuk masing-masing guru dan tenaga kependidikan.

“Rp 500 ribu rencananya akan masuk ke rekening masing-masing guru dan tenaga kependidikan honor di SMA, SMK, dan SKh swasta di Provinsi Banten. Teknisnya nanti Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten yang akan mengatur. Yang jelas kami Banggar DPRD Provinsi Banten ikut menyetujui atas dialokasikannya insentif guru dan tenaga kependidikan honor di SMA, SMK, dan SKh swasta di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Ditambahkan Ade, persetujuan atas dialokasikannya dana tersebut merupakan respon atas aspirasi yang diterima DPRD Provinsi Banten saat turun ke tengah masyarakat.

“Beberapa turun ke tengah masyarakat adanya aspirasi dari guru honor di SMA, SMK, SKh swasta tentang masalah itu. Sehingga, dewan posisinya melalui badan anggaran mendorong dan ikut menyetujui hal itu,” ucapnya.

Politikus Partai Gerindra ini berharap, persetujuan DPRD Provinsi Banten terhadap dana insentif dapat bernilai positif, guna mendorong semangat guru dan tenaga kependidikan honor di SMA, SMK, SKh swasta dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Guru dan tenaga kependidikan di sekolah baik swasta dan negeri sama berperan penting untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya. (Red/Lukman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here