Oknum Pegawai Kemenag Pandeglang Diduga Tak Netral Pada Pilkada 2020

0
263

PANDEGLANG,BANTENDAY.co.id- Diduga kuat salah seorang pegawai Kementrian Agama (Kemenag) Pandeglang telah ikut serta mensukseskan Pasangan Calon (Paslon) Bupati Pandeglang nomor urut 2.

Dugaan tersebut diungkapkan salah seorang tokoh muda Pandeglang, Cecep Bahrul. Jika dugaannya tersebut benar, maka pegawai Kemenag telah melanggar surat edaran Kepala Kemenag Pandeglang nomor : 1988 tahun 2020 tentang netralitas ASN dan Pegawai Kemenag.

“Sungguh sangat disayangkan orang Kemenag Pandeglang bermain politik praktis, yang notabene adalah penyelenggara negara yg harus netral sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Cecep kepada awak media, Jumat (9/10/2020).

Bukan hanya itu, ia pun menilain sikap anggota MPR RI pun telah melanggar PKPU nomor 11 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU No 4 tahun 2017 pasal 63 ayat 3 tentang kampanye. Padahal, jelas-jelas sosialisasi empat pilar dibiayai oleh negara malah dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.

“Anggota MPR RI saya rasa tidak mencerminkan etika yang baik, karena setidaknya anggota MPR RI tersebut telah melanggar PKPU,” bebernya.

Ia pun meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang menindak tegas oknum Kemenag Pandeglang dan dewan kehormatan MPR RI yang telah melanggar kode etik.

“Saya meminta kepada Bawaslu untuk menindak dan memberikan sanksi tegas kepada oknum Kemenag Pandeglang, Adapun untuk badan kehormatan MPR RI agar segera menindak tegas anggotanya yang diduga telah melanggar kode etik,” bebernya.

Sementara itu, Divisi Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono mengatakan jika pihaknya baru mengetahui kegiatannya tersebut dari awak media. Dengan adanya informasi tersebut, Karsono mengaku akan menelusuri terlebih dahulu terkait foto yang beredar.

“Saya baru dapat informasinya tadi, kami akan melakukan penelusuran terkait infomasi itu. Kami akan cek dan investigasi terlebih dahulu. Kalau bener terbukti kami akan proses secara aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media sudah mencoba beberapa kali menghubungi Kepala Kemenag Pandeglang melalui telepon seluler. Namun, belum juga mendapatkan jawaban. (Wie/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here