Pilkada Serentak 2020 Rentan Penularan Covid -19, Kumala Gelar Aksi

0
211

LEBAK, BANTENDAY.co.id– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi seruan moral di pos polisi alun-alun Rangkasbitung. Jum’at (11/9/2020).

Dalam aksinya Kumala mendesak pemerintah agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di batalkan, lantaran Pilkada serentak tersebut di anggap memicu penularan Covid -19.

Diketahui, jumlah kasus Covid -19 di indonesia mencapai 207.203 kasus, dan dinyatakan sembuh mencapai 147.510 kasus, serta 8.456 meninggal dunia yang tersebar dari 34 provinsi dan 489 kabupaten/kota.

“Batalkan dan tolak Pilkada serentak di masa pandemi covid -19,” teriak Rusmani Kordinator aksi dalam orasinya.

Selain itu, Kumala juga meminta agar pemerintah lebih baik mengalokasikan anggaran Pilkada serentak di fokuskan kepada kasus korban Covid- 19.

“Alokasikan anggaran Pilkada pada korban covid -19. Jangan korbankan masyarakat demi kekuasaan,” tegasnya.

Setelah menyampaikan orasinya mahasiswa Kumala langsung membubarkan diri masing-masing. Pantauan dilapangan aksi tersebut berjalan damai dan di kawal jajaran kepolisian Polres Lebak (Lukman)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here