Pemprov Setorakan Modal 1,9 Triliun Sehatkan Bank Banten, Ojat Sudrajat : Usulkan harus Berdasarkan Perda

6
206

SERANG, BANTENDAY.co.id – Terkait terbitnya surat nomor 580/1135-ADPEMDA/2020 tertanggal 16 Juni 2020 perihal Konversi Dana  Kas Daerah (KASDA) Provinsi Banten menjadi Setoran Modal Bank Banten yang di tandatangani Gubernur Banten Wahidin Halim (WH).

Ojat Sudrajat penggugat asal Lebak beberapa waktu lalu yang menggugat kebijakan Gubernur ke Pengadilan Negeri (PN) Serang terkait keputusan Gubernur yang di duga melawan hukum.

Tetapi pihaknya juga mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang akhirnya mau menyetorkan modal untuk Bank Banten walaupun dengan cara mengkonversi dana Kasda sebesar Rp 1,9 Triliun dan setelah dikurangi dengan kewajiban yang belum dipenuhi sebesar Rp 335 miliar maka Pemprov Banten menambahkan Rp 1,565 Triliun.

“Penyetoran  modal dari Pemprov Banten ini, adalah dalam rangka penyehatan  Bank Banten,” katanya melalui keterangan tertulis Kamis (18/6/2020).

Diterangkan Ojat, bahwa adanya penambahan dari kewajiban Pemprov Banten, maka segera diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) untuk penyertaan modal tersebut agar mempunyai payung hukum.

“Agar tidak mengulang kejadian sebelumnya, maka kami mengusulkan agar perda yang akan diterbitkan nanti tidak lagi melibatkan PT. BGD akan tetapi langsung ke Bank Banten, sehingga tidak lagi ada  saling menyalahkan jika terjadi suatu permasalahan kelak, cukup Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bank Banten yang bertanggung jawab,” terang Ojat.

Bahwa setelah langkah penyehatan selesai, lanjut Ojat, pihaknya berharap RKUD Provinsi Banten segera juga dipindahkan ke Bank Banten.

“Lantaran syarat sebagaimana ketentuan dari PP 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah khususnya Pasal 126 terpenuhi,” lanjutnya.

Selain itu kata dia  langkah pemindahan RKUD Provinsi Banten nanti, “Kami mengusulkan dilibatkannya tenaga profesional atau akuntan publik karena adanya perhitungan yang memerlukan orang – orang yang ahli dibidangnya,” tukasnya.

Bahwa Perhitungan yang di maksud menurut Ojat, berapa nilai bunga dari kredit para PNS yang sebelumnya sudah terlanjur dipindahkan ke Bank BJB. “Berapakah Nilai lalu lintas Dana yang masuk dan keluar selama RKUD disimpan di Bank BJB. Berapakah nilai dana jika ada yang mungkin digunakan oleh Pemprov Banten?,” katanya.

Diterangkan Ojat, tujuan perhitungan sedetail itu agar ada neraca Bank Banten yang memang fix sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kami berharap Perda yang baru nanti dalam salah satu pasalnya berisi adanya kewajiban bagi kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Banten untuk menempatkan RKUDnya di Bank Banten,” terangnya

“Kami Para Penggugat tetap memandang perlu  untuk tetap meneruskan dugaan adanya perbuatan melawan hukum yang terjadi agar ada pihak yang harus bertanggung jawab. Dan Kami akan mengawal pembentukan Perda yang baru.” tegasnya. (Red/LH)

6 KOMENTAR

  1. They contact the creator Shonda although she doesn’t seriously like getting named like that. To play hockey is something she truly enjoys performing. His home is now in Indiana. He is presently a production and distribution officer but he ideas on transforming it.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here