Kadinkes Lebak, Tinjau Pelaksanaan ‘Rapid Test di Cigemblong

0
310

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak melaksanakan Rapid Test sembilan Kecamatan untuk mengetahui adanya warga yang terindikasi terpapar virus corona  (COVID -19).

Dalam pelaksanaan rapid test tersebut digelar di sembilan Kecamatan, antara lain Kecamatan Malingping, Bayah, Cibeber, Cijaku, Panggarangan, Cilograng, Cigemblong, Wanasalam dan Cihara.

“Kami berharap pelaksanaan rapid test ini berjalan lancar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triatno Supiono saat meninjau pelaksanaan rapid test di Pasarkupa Kecamatan Cigemblong. Sabtu (30/5/2020).



Ia menjelaskan rapid test itu dilaksanakan setelah warga Kecamatan Cihara positif terpapar virus corona dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Banten.

Target sasaran untuk rapid test kali ini  sebanyak 3.000 orang untuk mendeteksi dini penyebaran Covid -19.

Petugas pemeriksaan rapid test melibatkan tim gugus tugas, di antaranya tenaga medis Puskesmas, TNI, Polri, relawan PMI dan dibantu Camat dan aparat Desa setempat.

Mereka melakukan pemeriksaan itu di lokasi keramaian, seperti pasar dan tempat lainnya

“Saya minta masyarakat tetap dapat menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid -19 itu,” terangnya.

Ditambahkan Kadis,  masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan melakukan penyemprotan disinfektan dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta tidak berkerumun.

Selama ini, kata dia, protokol kesehatan dinilai efektif untuk memutus mata rantai penularan corona.

“Kami minta semua warga agar menjalankan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan penyakit yang mematikan itu,” ujarnya.

Sementara kepala Puskesmas Cigemblong mengatakan, pelaksanaan rapid test di Kecamatan Cigmblong berjalan lancar dari jumlah yang diperiksa 223 orang, 222 orang negatip yang 1 orang reaktip.

“Inya Allah yang reaktip akan ditindak lanjuti,” kata Pathoni.

Ditambahkannya, bahwa pelaksanaan rapid test  dari pengunjung pasar kupa dan warga Cigemblong tidak ada gejala yang menghawatirkan hasilnya negatif.

“Hanya yang satu orang kita akan menindaklanjutinya nanti,” tukasnya.

Untuk diketahui berdasarkan data pada laman siagacovid19 lebakkab.go-id, pada Jumat, jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 556 orang terdiri dari 22 orang dalam status pemantauan dan 534 orang dalam status aman.

Untuk jumlah warga dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 38 orang, terdiri dari 21 orang berstatus pengawasan, 9 orang berstatus aman dan 8 meninggal juga 64 orang tanpa gejala (OTG).

Sementara warga yang dilaporkan positif terjangkit COVID-19 sebanyak dua orang dalam pengawasan (Red/LH)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here