Ketua BK DPP GMNI : National and Character Building Ditengah Virus Covid 19

3
498

JAKARTA, BANTENDAY.co.id – Saat ini bangsa Indonesia dihadapkan dengan permasalahan yang menyangkut keadaan serta peran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua elemen masyarakat Indonesia sedang di sibukan melawan virus. Virus ini dinamakan Corona Virus disease 2019 atau Covid-19 oleh World Health Organization (WHO). WHO juga menetapkan Covid-19 adalah sebuah pandemi global.

Begitu nyata bahwa keadaan ini begitu mengancam identitas bangsa yang sejatinya memiliki pandangan hidup berbangsa dan bernegara yang sangat mencerminkan jati diri bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Patra Dewa Ketua Bidang Kaderisasi DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). melalui reales yang diterima Bantenday.co.id. Rabu (25/03/2020).

Menurutnya, keadaan dimana kita berada dilingkaran kehidupan yang tidak sesuai lagi dengan nilai-nilai yang telah diamanatkan. Tentu ini menjadi kewajiban bersama dalam mengembalikan ke identitas bangsa dengan memerangi Covid-19 menuju national and character building.

“Virus Covid-19 memberi dampak yang sangat luas terhadap bebagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti ekonomi, sosial budaya, politik, pendidikan dan sebagainya.” kata Patra Dewa

Sejatinya dalam pembukaan UUD 1945 telah menjelaskan arah tujuan nasional kata Patra, dalam pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanankan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Dalam rangka mendukung tujuan nasional tersebut yang dibangun jelas menuju National and Character Building. National and Character Building adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan tingkah laku yang baik berlandaskan nilai-nilai pancasila.

“Salah satu alat dalam membangun National and Character Building melalui jalan ideologis ialah pendidikan yang  merupakan pondasi untuk menanamkan kembali nilai-nilai falsafah bangsa.
Menurut UU No. 20 Tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan  lokal maupun global.” lanjutnya.

Ditambahkannya tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, agar potensi peserta didik berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Masih menurut Dewa Patra, Virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia mulai mengancam dunia pendidikan yang sejatinya menjadi pondasi utama menuju national and character building. Dengan adanya kebijakan pemerintah meliburkan aktivitas di sekolah dan perguruan tinggi sampai tanggal 29 Mei. Sehingga kegiatan belajar mengajar dipindahkan melalui daring (online) dan ujian nasional dihapuskan.

“Kebijakan ini sebagai antisipasi Virus Covid-19 dan perlu kita apresiasi, namun disisi lain pemerintah juga harus menyiapkan alternatif kebijakan bagaimana ketika pembelajaran dilakukan dengan online namun prinsip, nilai dan tujuan pendidikan tetap tercapai guna membangun National and Character Building.” ujarnya. (LH)

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here