Polemik Program Sembako, Ketua DPRD Lebak: Ini Persoalan Sosial Tak Perlu Emosional dan Arogan

0
272

LEBAK,BANTENDAY.co.id-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Dindin Nurohmat memastikan, penyaluran program sembako sebagi pengembangan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), telah menjadi perhatian DPRD Lebak. Pasalnya penyaluran sembako dalam program sosial itu menimbulkan polemik di masyarakat.



“DPRD Lebak ingin memastikan bahwa program sembako ini dapat menenuhi kriteria 6T yaitu tepat sasaran, jumlah, waktu, kualitas, harga, dan administrasi,” ungkap politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, kepada bantenday.co.id, Selasa 24 Maret 2020.



Dijelaskannya terkait belum adanya keputusan DPRD Lebak soal langkah penyelesaian polemik program sembako kedepan, DPRD saat ini telah melakukan tahapan-tahapan antara lain Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi lll DPRD Lebak dengan para pihak seperti Dinas Sosial Lebak dan para supplier dalam program sembako tersebut.



“Ini merupakan sebuah usaha dari kami untuk mendapatkan jalan keluar dengan pendekatan yang tepat, agar program sembako yang merupakan bantuan sosial, selanjutnya dapat berjalan lebih baik lagi dan termanfaatkan seutuhnya oleh Keluarga penerima manfaat (KPM),” jelas Ketua Tidar Lebak ini.


Dia memastikan, keputusan yang akan diambil pimpinan DPRD Lebak dalam polemik penyaluran program sembako itu tidak mengedapankan emosional, arogansi, terlebih lagi kepentingan politik.


“Ini permasalahan sosial harus diselesaikan dengan kepala dingin mengacu pada aturan yang berlaku, informasi serta fakta-fakta yang sudah diperoleh DPRD Lebak,” tegasnya.(A1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here