Pengadaan Air Mancur Balong Rangkasbitung Dikecam

0
220

RANGKASBITUNG,BANTENDAY.co.id-Pembuatan air mancur menari (dancing fountain) di kawasan Balong Rancalentah Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Kecaman itu datang salah satunya dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Lebak (IKML), mereka menilai kucuran dana sebesar Rp754 juta dinilai, lebih tepat jika dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur publik yang kondisinya masih buruk dan perlu perhatian pemerintah.

“Pembuatan air mancur seharusnya bukan menjadi prioritas kabupaten yang baru saja lepas dari predikat tertinggal,” kata Pengurus IKML, Farid Rizky, Selasa 11 Februari 2020.

Dikatakan Farid, pembuatan air mancur di Balong Rancalentah tidak tepat sasaran. Padahal masih banyak program pembangunan infrastruktur yang seharusnya didahulukan Pemkab Lebak.

Terdapat beberapa regulasi yang mengatur tentang CSR, diantaranya Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 perihal mekanisme pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan.

“Dikhawatirkan alokasi dana dari CSR Bank BJB ini tidak dilakukan kajian dan keluar jalur dari “ruh” CSR itu sendiri,” tegas Ari.

“Apalagi saat ini banyak saudara kita yang terdampak bencana banjir dan longsor, seperti SD Negeri Dua Banjaririgasi dan SLTP 4 Lebak Gedong yang hanyut terbawa arus banjir bandang,” pungkasnya.

Sekedar diketahui floating air mancur yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup, berencana untuk mempercantik area sekitaran Balong Ranca Lentah dan menarik para wisatawan dan menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata.(A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here