BPSDM Banten Kembangkan Diklat E-Learning

0
358

PANDEGLANG,BANTENDAY.co.id- Kemajuan dan kemudahan tekhologi di era digital saat ini, dimanfaatkan secara positif oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten untuk menerapkan inovasi pada pola pendidikan dan pelatihan yang diterapkan di lembaga ini.

OPD Pemprov Banten yang salah satu fungsinya untuk mencetak para aparatur sipil negara yang berkualitas itu, kini tengah mengembangkan pendidikan dan pelatihan jarak jauh dan tanpa kelas dengan menghadirkan aplikasi E-Learning. Peserta yang ingin mengembangkan kapasitas kemampuannya, cukup masuk dalam aplikasi, lalu mengunduh modul dan tutor yang ada dalam laman yang tersedia.

“Peserta ataupun ASN yang mengikuti program diklat, cukup memanfaatkan E-Learning ini. Ada modul dan tutor yang mengantarkan peserta dapat memahami target akhir dari pembelajaran,” ucap Kepala BPSDM Provinsi Banten, Endrawaty, Rabu (22/01), di Pandeglang, Banten.

Lebih lanjut Endar menjelaskan, program inovasi cara belajar dengan memanfaatkan teknologi ini akan mengefisiensi anggaran, karena peserta tidak kumpul dan bertatap muka langsung di BPSDM, tapi pembelajaran bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

” Pelatih dan Peserta paling bertemu saat ujian, selebihnya dengan program E Learning ini,” tambah Endar seraya menjelaskan, pola pembelajaran ini akan mengefektifkan waktu para ASN yang tengah menjalankan kewajiban pekerjaannya pada OPD masing – masing.

Sementara itu Koordinator Widya Iswara (WI) Provinsi Banten, Cepi Syafrul Alam, menyambut inovasi sarana pembelajaran E – Learning ini dengan memanfaatkan sebaik mungkin. Belajar bisa dilakukan dimanapun oleh para ASN yang menjadi peserta didik. Belajar juga bisa kapanpun para ASN sempat meluangkan waktunya.

“Dengan banyaknya materi materi pendidikan yang ingin tersampaikan kepada peserta didik, saya pikir E Learning ini sangat bagus. Peserta bisa belajar secara otodidak. Kalo ada kesulitan baru konsultasi ke kita,” ucap Cepi, Rabu (22/01).

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten ini juga menjelaskan, target untuk meningkatkan kapasitas aparatur tersebut diyakini akan tercapai karena aplikasi dibuat mudah dan simpel.

“Target kita dengan E Learning ini bisa meningkatkan kapasitas aparatur desa, ASN di Banten, atau peningkatan aparatur pejabat politik,” ucap Cepi sambil menambahkan, materi materi modul yang ada dalam E Learning ini berupa pengelolaan keuangan, administrasi, telaah staff, naskah dinas, analisa beban kerja, inventarisasi asset, dll.

“Jadi kalau ada kasus adanya pejabat tinggi yang habis masa jabatannya di satu OPD, seperti baru baru ini, akan diketahui dalam folder di Telaah Staff pada E- Learning,” tambah Cepi mencontohkan. (A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here