AGP Desak Polres Lebak Segera Tangani Kasus Pengeroyokan Penjaga Alat Berat

0
750

LEBAK,BANTENDAY.co.id-Achmad Rosidi Warga Kampung Cirende Desa/Kecamatan Kalanganyar, Lebak diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sejumlah orang di Kawasan Perumahan Lebak Rahayu Regency.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ikhwal kejadian dugaan pengeroyokan itu berawal pada Selasa (16/12) lalu, korban saat itu sedang menjaga alat berat untuk perataan tanah milik warga yang kondisinya menebing di Kampung Cirende yang berdekatan dengan komplek perumahan tersebut.

Sekitar pukul 21.00 WIB, korban didatangi yang bekerja di perumahan tersebut. LM kemudian meminta korban untuk menemui UK seorang perwakilan pengembang perumahan tersebut. Kemudian korban pun tanpa berpikir panjang menemui UK dan bersama LM. Setibanya di tempat kejadian perkara yang berada di kawasan perumahan tersebut, korban kemudian menemui UK dan empat rekanya.

“Kemudian saya ditanyai apakah saya jaga disitu (tempat alat berat), dan ditanyai juga batas antara tanah milik warga dan lahan milik perumahan. Saya bilang bahwa soal itu tidak tahu,” ungkap Ahmad Rosidi di Kalanganyar, Selasa 24 Desember 2019.

Adu mulut pun tak terhindarkan, hingga tiiba-tiba LM melepaskan bogem mentahnya meninju korban, akibatnya korban mengalami luka dibagian muka. Beruntung korban bisa berontak dan melarikan diri dari tempat tersebut.

“Kemudian saya langsung visum ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, dan melaporkan kejadian yang saya alami ke Polres Lebak, saya berharap pihak berwajib segera memproses kasus ini” ungkap Rosidi sambil menujukan hasil visum.

Sementara Ketua Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Abdi Gema Perak (AGP), Solihin meminta secepatnya Polres Lebak menangani kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami warga Cirende tersebut.

“Kejadian ini sudah hampir sepekan, kami minta Polres Lebak segera memproses pelaku sehingga penegakan hukum bisa berjalan, secara adil dan tidak tembang pilih. Kami akan terus memantau kasus ini dan kami percaya penegak hukum akan bekerja profesional sesuai koridor hukum,” tegasnya.(A1)

(Berita ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait yang diupayakan dalam waktu secepatnya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here