Laznas BMM Resmikan Pembangunan 21 Rumah Berkah Muamalat di Kampung Zakat Lebak

0
516

LEBAK,BANTENDAY.co.id – Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) telah membangun dan merenovasi 21 unit rumah tidak layak huni dan tidak sehat, di Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak, Banten. Hal itu sebagai bentuk kontribusi nyata BMM terus berusaha membantu menyelesaikan kebutuhan primer warga.

“Alhamdulillah pelaksanaan renovasi dan pembangunan kembali rutilahu berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh masyarakat. Para pemilik rumah sangat merasakan manfaatnya. Semoga pahalanya mengalir untuk para muzakki/donatur. Fa-idza faraghta fanshab, wa ila Rabbika farghab, yang artinya maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain. Selesai program Rumah Berkah Muamalat, Insya Allah BMM akan lanjut dengan program pemberdayaan menjalankan perintah Allah Ta’ala yang tertera dalam QS. Al-Insyirah tersebut,” ungkap Direktur Eksekutif BMM, Teten Kustiawan, usai peresmian 21 rumah berkah muamalat, di Kampung Ciladaeun, Lebak Kamis 12 Desember 2019.

Dijelaskan Teten, Kampung Zakat merupakan pilot project milik Kementerian Agama di wilayah tertinggal berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 298 Tahun 2018. Salah satu wilayahnya adalah Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Lebak, Provinsi Banten. Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) merupakan mitra dalam pelaksanaan program tersebut.

“Dengan membangun 21 rumah tidak layak huni dan tidak sehat, bertujuan untuk meningkatkan taraf perekonomian dan kesehatan dengan memberikan hunian layak huni yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Masih Kata Teten, proses pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) yang dilaksanakan BMM bekerjasama dengan PT Qualita Indonesia ini sudah mencapai tahap 100 persen dengan waktu pengerjaan dari 21 Agustus hingga 26 November 2019. Sebanyak 21 rumah warga sudah selesai dibangun dan direnovasi, diantaranya membangun ulang 2 rumah dan memperbaiki 19 rumah, yang dilengkapi dengan fasilitas MCK, septic tank dan sumur resapan.

Dengan selesainya pembangunan dan renovasi rumah tersebut, kemudain BMM melaksanakan peresmian dan tasyakuran program Rumah Berkah Muamalat – Ciladaeun, Kamis (12/12/19).

Peresmian tersebut kata Teten, merupakan bentuk tanggungjawab BMM kepada para muzakki/donatur, bahwa BMM telah menyelesaikan program sesuai amanah yang diberikan. Selain itu BMM juga melakukan sosialisasi transisi program lanjutan di bidang kesehatan dan pembinaan ekonomi mikro kepada masyarakat Ciladaeun yang bekerjasama dengan Laz Harfa.

“Diharapkan dengan program berkesinambungan ini dapat membantu kebutuhan primer warga agar dapat hidup lebih sehat serta untuk meningkatkan taraf perekonomian warga Ciladaeun,” tukasnya.

Kepala Desa Ciladaeun Yayat Dimyati, menyambut baik pembangunan rumah bagi warga Ciladaeun yang dilakukan BMM, sebab sebelumnya warga menderita dengan kondisi rumah yang sudah tidak layak tersebut. Namun setelah mendapat bantuan pembangunan dari BMM, warga menjadi lebih nyaman memiliki rumah yang nyaman.

“Kami sangat berterimakasih kepada BMM yang telah membangun dan merenovasi rumah warga. Karena tadinya kondisi rumah warga sangat mempriharinkan tidak layak untuk ditinggali, tapi setelah di bangun warga bisa tinggal dengan nyaman,” kata Yayat.

Sementara Salah sekorang penerima bantuan pembangunan rumah, Syariah (42) mengaku, sangat terharu karena bahagia lantaran rumahnya yang sudah rusak berat dan tidak bisa dihuni, kini bisa nyaman menghuni rumahnya tersebut.

“Saya senang dan terimakasih banyak, tadinya rumahnya rusak sekarang sudah bagus,” ucapnya.

Sekedar diketahui, Baitulmaal Muamalat (BMM) didirikan oleh Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2000. BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Kemanusiaan lainnya (ZIS DSKL).

BMM selalu berusaha untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan. Selain itu BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here