Pabrik Pengasapan Karet di Lebak Hangus Terbakar

0
139

LEBAK,BANTENDAY.co.id– Perusahaan pengasapan karet di Kampung Bujal Desa Cipanas Kecamatan Cipanas, Lebak hangus terbakar, Senin (23/9/2019). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik karet tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bantenday.co.id, insiden kebakaran itu terkadi sekitar pukul 14.30 WIB. Penyebab kebakaran diduga lantaran produk karet yang kurang bagus masuk kedalam pengepulan kemudian meleleh dan terkena tempat pengepulan yang dibawahnya api. Selang berapa menit kemudian karet yang meleleh tersebut jatuh ke tempat pembakaran, kemudian terbakar dan membesar hingga akhirnya api menghanguskan bangunan pengasapan karet tersebut.

Baca Juga :  Warga Cipanas Lebak Ini Santuni 1500 Yatim

“Saya melihat api sudah diatap bangunan pengasapan karet, saat saya bolak balik ngontrol tempat itu (pengasapan). Jadi tiba tiba saja api membesar,” ungkap salah satu karyawan Pengasapan, Ayi kepada wartawan, Selasa (24/9/2019)

Sementara Pemilik Pabrik Pengasapan Karet, Hendrik mengaku pasrah atas musibah kebakaran yang menghanguskan pabrik miliknya. Penyebabnya kata dia diduga lantaran karet yang meleleh jatuh ke bara api. Beruntung kata Hendrik api segera bisa dipadamkan lantaran pihaknya memeliki alkon untuk memadamkan api.

Baca Juga :  Wagub Andika: K3 Dijalankan, Produktifitas Kerja Meningkat

“Ya namanya diasap mungkin ada karet yang jatuh terbakar api dan tidak terkontrol karyawan,” katanya

Hendrik mengaku pasrah atas musibah kebakaran tersebut, meskipun atas peristiwa kebakaran itu dirinya mengalami kerugian yang tidak sedikit.

“Kalau alat pengasapan dan karet serta bangunan yang terbakar itu ya habis lah sekitar Rp110 Juta,” ucapnya.

Baca Juga :  Tega Menusuk Ayahnya Dengan Pisau Hanya Karena Tidak Terima di Bangunkan Sholat Ashar

Sementara Sekretaris De

sa Cipanas, Lomri memastikan dalam musibah kebakaran di pabrik pengasapan karet itu, tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi tentu saja pemilik pabrik rugi dengan adanya musibah itu,” kata Lomri saat ditemui di Kantor Desa Cipanas. (Apud/A1)

Tinggalkan Balasan