Aktivitas Galian Tanah Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Dikeluhkan

0
597

LEBAK,BANTENDAY.co.id- Warga Kampung Muara baru Desa Cikulur Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi jalan raya Cileles yang dipenuhi tanah licin dari galian tanah untuk pembangunan jalan tol Serang-Paninmbang. Pasalnya aktivitas galian tanah tersebut membuat jalan menjadi kotor dan licin hal itu mengganggu pengguna jalan dan warga.

Menyikapi hal itu Ketua Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Lebak Indrawan, menyayangkan aktivitas galian tanah di Desa Cikulur tersebut. Sebab kata Indra jalan menjadi kotor dan licin. Hal itu akibat truk pengangkut galian tanah bermuatan overload sehingga material tanah berceceran di jalan raya.

“Selain merusak jalan aktivitas truk ini juga membuat lingkungan warga menjadi kumuh,” kata Indra kepada bantenday.co.id, Rabu 7 Agustus 2019.

Sementara Ketua HMI MPO Aceng Hakiki juga mengkritisi hal itu. Menurutnya aktivitas truk galian tanah akan berdampak buruk bagi lingkungan dan pengguna jalan.

“Jangan sampai ada korban berjatuhan lalu di tanggapi oleh pihak pemerintah ataupun pihak perusahaan, lebih baik mencegah,” ujarnya.

Pihak Satpol PP Lebak, Tati Suryati mengaku tidak tahu menahu aktivitas galian tanah di Kecamatan Cikulur. Namun Tati berjanji akan segera melakukan operasi di lokasi galian tanah tersebut.

“Kita akan turun melakukan operasi pada lokasi galian tanah tersebut,” katanya.

Sementara salah satu pengelola galian tanah, Usup mengatakan bahwa galian tanah tersebut milik salah satu warga di Cikulur. Usup pun menjelaskan galian tanah tersebut akan di kirim proyek pembangunan jalan tol.

“Kami pun memperdayakan masyarakat bagi yang pengangguran kurang lebih 28 orang yang kami sudah berdayakan,” kata Usup

Usup mengaku pihaknya kerap melakukan pembersihan jalan meskipun tidak masksimal.( Nurhidayat/A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here