Pimpin Rakor OPD, Irna: BPBD Segera Buat SK Tanggap Darurat

0
96

PANDEGLANG,BANTENDAY.co.id – Pada Jum’at malam (2/8) telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitud 6,9 yang bersumber di Kecamatan Sumur. Akibat getaran gempa tersebut, ada beberapa rumah warga yang roboh.

“Saya minta kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) tanggap darurat untuk mengakomodir bantuan korban bencana,” kata Irna Narulita saat Rapat Koordinasi (Rakor) OPD di Oproom Setda, Senin (5/8).

Baca Juga :  Kapolri dan Panglima TNI Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tsunami.

Menurutnya, bencana bisa terjadi kapan saja apalagi dengan adanya gempa yang terjadi kemarin yang diakibatkan adanya pergerakan lempeng Indo-Australia. Karena ini, kata Irna, mitigasi bencana harus terus dilakukan.

“Shelter tsunami harus diperdayakan, masyarakat saat ini masih belum femiliar dengah shelter tsunami. Pasang baliho besar agar masyarakat tau, agar tempat tersebut bisa dijadikan sebagai tempat evakuasi sementara jika terjadi bencana,” ujarnya.

Adanya issue Mega Trush bisa saja terjadi jika melihat kejadiaan saat ini. Untuk itu, ia berharap segera dibentuk desa siaga dengan kesekretariatan di tiap kecamatan.

Baca Juga :  Bupati Pandeglang Irna Narulita Gelar Open House

“Kita harus bekerja simultan agar kesiap siagaan dapat terus ditingkatkan, dan para Camat juga harus melakukan sosialisasi mitigasi bencana kepada setiap warganya,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Deni Kurnia mengatakan, dirinya saat ini sudah membuat surat pengajuan tanggap darurat kebencanaan.

“Suratnya sudah kami buat, tinggal kita serahkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti,”ungkap Deni.

Baca Juga :  Gubernur Banten akan bangun Rumah rusak Terdampak Bencana Tsunami di Kabupaten Pandeglang

Masih kata Deni, untuk rumah rusak kurang lebih 266 unit, SD 5 unit, Rumah Ibadah 9 unit, Ponpes 1unit, dan Jembatan 3 unit. “Kita akan segera bentuk tim untuk melakukan verifikasi agar jumlah nya valid,” imbuhnya.(red)

Tinggalkan Balasan