Dengan Pendekatan Keluarga, Puskesmas Muncang Lebak Gelar Program PIS-PK

0
335

LEBAK, BANTENDAY.co.id- Kepala Puskesmas Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak H. Kumajaya mengatakan, sasaran dari program Indonesia Sehat dilakukan untuk meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat.

“Melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan,” ungkapnya, Jumat 5 Juli 2019.

Dijelaskannya sasaran itu sesuai dengan sasaran pokok RPJMN 2015-2019, yaitu meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak, meningkatnya pengendalian penyakit, meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan, meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN kesehatan.

“Juga terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin, serta meningkatnya responsivitas sistem kesehatan,” ujarnya.

Masih kata H. Kumajaya, Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan menegakkan tiga pilar utama, yaitu penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN).

“Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Penguatan pelayanan kesehatan kata dia dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan, dan peningkatan mutu menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan.

“Sedangkan pelaksanaan JKN dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan manfaat (benefit), serta kendali mutu dan biaya. Kesemuanya itu ditujukan kepada tercapainya keluarga-keluarga sehat,” katanya.

Sementara untuk pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

“Konsep pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga,” ucapnya.

Jadi, puskesmas kata H. Kumajaya, tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

Peran Puskesmas dalam.Pelaksanaan Program Indonesia Sehat, lanjutnya dengan Pendekatan Keluarga di tingkat Puskesmas dilakukan dengan pendataan kesehatan keluarga menggunakan Prokesga oleh Pembina Keluarga (dapat dibantu oleh kader kesehatan). Membuat dan mengelola pangkalan data Puskesmas oleh tenaga pengelola data Puskesmas. Menganalisis, merumuskan intervensi masalah kesehatan, dan menyusun rencana Puskesmas oleh Pimpinan Puskesmas. Melaksanakan penyuluhan kesehatan melalui kunjungan rumah oleh Pembina Keluarga. Melaksanakan pelayanan profesional (dalam gedung dan luar gedung) oleh tenaga teknis/profesional Puskesmas, juga melaksanakan Sistem Informasi dan Pelaporan Puskesmas oleh tenaga pengelola data Puskesmas.

“Dengan tahapan pelaksanaan kegiatan Program PIS-PK kami berharap mendapat dukungan dari pemangku kebijakan tingkat kecamatan dan seluruh masyarakat Kecamatan Muncang,” tukasnya. (Kusnadi/A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here