Edarkan Obat Terlarang di Lebak, Warga Aceh Diciduk Polisi

10
398

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Seorang Warga Dusun Belang Kumbang, Desa Matang Kumbang Kecamatan Makmur Kabupaten Biren – Aceh, Fazri diamankan anggota Polsek Rangkasbitung, Lebak pada Selasa 2 Juli 2019. Penangkapan terhadap Fazri atas laporan warga Kampung Citeras Rangkasbitung, yang resah atas kegiatan Fazri yang menawarkan obat-obatan dilarang edar yang dijual kepada warga.

Sebelumnya terduga diamankan warga di Kantor Desa Citeras pada Sabtu ( 29/6/2019) sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah itu langsung digelandang petugas untuk diamankan di Mapolsek Rangkasbitung.

Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Ipda Supar mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut dari warga Citeras dan langsung petugas membawa terduga ke Polsek Rangkasbitung. Saat ini terduga dalam proses pemeriksaan Polisi.

“Orang tersebut telah membawa obat-obatan dilarang edar, jenis-jenis obatnya yaitu ada Heximer dan pramadol ini baru diduga, mengandung Heximer maupun obat-obat terlarang nanti kita menunggu hasil lab dari BPOM Serang,” kata Ipda Supar kepada bantenday.co.id, pada Selasa 2 Juli 2019.

Supar mengungkap, terduga tersebut telah
memperjual belikan obat-obat terlarang sesuai dengan Undang Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

Selain mengamankan terduga Polisi juga menyits heximer sebanyak 206 butir dan pramadol berjumlah 74 butir.

“Semuanya siap untuk diedarkan, barang-barang yang kita dapat dari warung pelaku yaitu hp, dompet dan uang Rp158 ribu. Diduga barbuk tersebut hasil dari penjualan obat-obatan, Rp790 ribu uang pribadi pelaku,” ungkapnya.

Polisi saat ini terus mendalami kasus penjualan obat tersebut dengan meminta keterangan terhadap terduga pengedar obat obatan terlarang.

“Terduga berangkat dari Medan ke Jakarta pada tanggal 27 Juni 2019, lalu tersangka mengaku di jemput oleh temannya yang mengaku bernama Agam,” katanya. (Sukaeji/ Apud/ A1)

10 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here