Fasilitas Pelabuhan Warnasari Cilegon Seluas 35 Hektar Segera Dibangun

44
1208

CILEGON,BANTENDAY.co.id- Pembangunan sarana penunjang pelabuhan Warnasari di Kota Cilegon, Banten seluas 35 hektar segera dibangun. PT Amindotek Group melalui anak perusahaannya PT Akar Kaniis Indonesia melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan sebuah momentum yang sangat penting. Itu karena kerjasama tersebut merupakan bentuk kemajuan nyata dari niat dan upaya seluruh elemen masyarakat Cilegon yang ingin memiliki pelabuhan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, Banten merupakan provinsi yang produktif karena banyak kawasan industri dan pintu masuk ke Jakarta. Oleh sebba itu, maksimalisasi fungsi pelabuhan harus dilakukan dengan baik sehingga bisa beri kemaslahatan bagi masyarakat.

“Perjuangan masyarakat Cilegon untuk memiliki pelabuhan telah melalui proses yang panjang. Dimulai sejak tahun 2002, saat kepemimpinan Walikota Cilegon almarhum Tb Aat Syafaat yang dengan berani mengeluarkan Perda nomor 1 tahun 2001 tentang kepelabuhanan di Kota Cilegon. Pembanguan Pelabuhan Warnasari secara ekonomi dapat meningkatkan perekonomian masyarakar Kota Cilegon,” ungkap Edi, Minggu 30 Juni 2019.

Dijelaskanya, setelah penandatangan MoU ini kedua belah pihak dapat segera bergerak melakukan percepatan pembangunan Pelabuhan Warnasari. Ada tiga tahapan utama yang harus dilalui, yaitu jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“Dengan tiga tahapan utama tersebut saya yakin pembangunan pelabuhan Warnasari dapat di percepat. Pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pembangunan pelabuhan ini dengan mensupport perizinan,” paparnya.

Direktur Utama PT PCM Arif Rivai mengatakan, kerjasama yang di tandatangani omo terkait pengelolahan lahan seluas 35 hektar yang di peruntukan pergudangan, penimbunan, fasilitas Bahan Bakar Minyak (BBM).

“MoU ini murni pengolahan lahan untuk menunjang lahan 10 hektar yang akan di kelolah oleh PT Duta Tong Yang Indonusa terkait pembangunan dermaga dan jembatan,” katanya

Arif menerangkan, MoU ini baru sebatas kesepahaman dan belum mengarah pada pembahasan hak dan kewajiban kedua belah pihak.

“Terkait dengan pola kerja sama yang di tawarkan dengan opsi pembagian keuntungan atau shering profit, namun hal itu masih perlu di kaji secara komprehensif lewat tim bersama yang di bentuk,” jelasnya

Chief Executive Officer Grup Amindotek, RM Aryo Maulana, mengatakan, ketertarikannya berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan Warnasari karena memiliki keunggulan. Menurut dia, keunggulan yang ada di pelabuhan Warnasari adalah lokasi dan akses masuk yang strategis.

“Pelabuhan Warnasari tepat berada di pusat kawasan industri Cilegon sehingga menjadi pilihan utama yang strategis, dekat dan optimal dalam melayani kapal serta bongkar muat barang kebutuhan industri. Sedangkan akses masuk dan keluar sangat strategis sehingga mempermudah alur masuk dan keluar kendaraan pengangkut muatan dari dan ke kapal,” ujarnya.(Republika)

44 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here