Pesona Negeri di Atas Awan Lebak

0
1870

LEBAK,BANTENDAY.co.id-Pesona hamparan samudera awan dari atas Gunung Lahur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, sungguh eksotis. Kawasan yang masih alami serta angin yang sejuk menambah keindahan suasana penggunungan tersebut, sehingga tak salah jika pengunjung yang datang ketempat wisata yang mulai dikenal itu menyebutnya sebagai “Negeri di Atas Awan,”

Kawasan perbukitan Gunung Luhur yang berada di jalur proyek pembukaan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Lebak bagian utara menuju ke selatan hingga Warung Banten. Ditempat itulah dapat kita saksikan hamparan samudera awan, yang seakan dibawah kaki kita.

Waktu terbaik untuk menikmati hamparan samudera awan di Gunung Luhur, saat pagi hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB. Saat itu gumpalan awan berwarna putih yang sangat luas, baru saja terbentuk dan menggantung di bawah kaki bukit di Gunung Luhur.

Negeri di atas awan disebut begitu karena letaknya yang sangat strategis yaitu sebuah tempat yang letaknya di atas pegunungan, seperti sebuah perdesaan dengan balutan awan nan indah yang dibawahnya perdesaan yang asri tertutup awan bila dilihat dari tempat tersebut.

Rupanya fenomena negri di atas awan kini menjadi salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi dari sekian banyaknya destinasi wisata yang ada di Lebak

Objek wisata alam yang baru delapan bulan lalu dibuka itu, kini ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur kerja.

“Alhamdullilah tempat ini terus dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, memang awalnya dimasuksn warga melalu medsos sekitar 8 bulan lalu 2018, setelah itu mulai ramai,” ungkap salah satu pengelola tempat wisata negeri di atas awan, Wikarta (28) kepada bantenday.co.id, Minggu 23 Juni 2019

Menurut Wikarta, fenomena kemunculan gumpalan awan indah akan hadir jika cuaca nya sedang cerah, begitu pula sebaliknya awan tidak muncul saat musim hujan.

“Pengunjung hampir setiap Sabtu- Minggu datang ke sini, di hari lainya biasa tak terlalu ramai, kami juga menyediakan vila dan sewa tenda,” ucap Wikarta setengah promosi.

Seorang pengunjung asal Kecamatan Sajira Ucu Juhroni, mengaku terkesan dengan suasana wisata alam tersebut, karena sangat cocok dengan hoby nya yang kerap naik gunung.

“Pokonya mantap cocok bagi pencinta alam khususnya para pendaki gunung, terus lestarikan hutan,” kata pria yang tercatat sebagai dosen di selah satu perguruan tinggi di Lebak ini.

Sementara Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi saat mengunjungi wisata alam tersebut mengapresiasi kepada pihak pengelola yang telah membuka tempat wisata alam diketinggian 902 MDPL tersebut.

“Hari ini (Minggu) kurang lebih 1000 wisatawan dari berbagai daerah, kata pengelola. Terimakasih sudah merawat dan melindungi alam, kedepan kita perbaiki jalan lintas provinsi ini untuk memudahkan wisatawan ketempat ini,” katanya.(Nurhidayat/A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here