Dua Tahun Terparkir, Mobil TBM di Lebak Mubazir ?

0
805

Tiga unit kendaran keliling taman bacaan masyarakat (TBM) di Kabupaten Lebak (foto:sep/bantenday.co.id)

LEBAK, BANTENDAY.co.id -Tiga unit kendaran keliling taman bacaan masyarakat (TBM) di Kabupaten Lebak, dibiarkan rusak. Tidak berfungsinya kendaraan TBM itu, sangat ironis.

Betapa tidak saat digaungkannya narasi budaya literasi ditengah tekanan hedonisme, justru sarana kendaran yang sudah adapun dibiarkan tidak terawat.

Berdasarkan pantauan bantenday.co.id di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lebak yang lokasinya berada di Jalan Raya Cipanas, nampak tiga kendaran taman bacaan masyarakat terparkir dihalam gedung SKB.

Namun kendaran TBM tersebut sepertinya tidak digunakan lagi untuk keliling membawa buku bacaan.

Nampak di sejumlah titik body kendaran cat dan waran mobil yang tadinya putih bersih berubah kini tergantikan dengan debu dan berkarat.

Kondisi mobil itu menjelaskan bahwa sudah lama tidak dioprasikan dan hanya terparkir diatas rumput halaman gedung yang sudah mulai menutupi roda kendaraan.

Keadaan tiga mobil itu menunjukan bahwa kendaran itu dibiarkan sejak lama terkena panas matahari dikala musim kemarau dan bodi kendaraan pun berkarat terkikis air sedikit demi sedikit saat musim hujan.

Memang, diakui atau tidak mngelola TBM tidaklah mudah. Karena faktanya, tidak sedikit taman bacaan masyarakat yang seakan ‘mati suri’

Di tengah era milenial seperti sekarang, taman bacaan kalah ramai dibandingkan coffee shop atau tepat nongkrong kulineran. Lalu, siapa yang harus peduli terhadap eksistensi taman bacaan masyarakat? Sementara di luar sana, tidak sedikit orang yang mendengungkan akan pentingnya budaya literasi di kalangan anak-anak atau masyarakat.

Kasi Penanganan Peserta Didik Bidang Paudni pada Disdikbud Lebak, Irawan mengatakan, sudah dua tahun semenjak SOTK Disdik berubah dan SKB berubah menjadi P2KG ( Pusat Pelatihan Kegiatan Guru ), mobil TBM tidak beroperasi.

“Sepertinya (mobil TBM) ga ada untuk operasionalnya,” ungkap Irawan kepada bantenday.co.id, saat dihubungi via WhatsApp, Jumat 14 Juni 2019.

Terkait asal-muasal pengadaan kendaraan TBM itu, Irawan mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah hibah pusat atau didanai APBD Lebak.

“Kalau itu saya kurang tahu, soalnya dulu di bawah pengelolaan SKB, jadi yang tahu asal muasalnya orang SKB,” katanya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here