11 Manfaat dan Cara Budidaya Pohon Bidara

0
2196

bibit pohon bidara (foto:bantenday.co.id)

BANTENDAY.co.id-Pohon bidara atau widara adalah pohong penghasil buah bidara. Tanaman ini umumnya tumbuh di daerah kering. Selain menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi dan memiliki berbagai manfaat, daun bidara juga banyak dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan. Berikut adalah berbagai manfaat daun bidara dan cara menggunakannya!

Manfaat Daun Bidara dan Cara Menggunakannya

Pohon bidara merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia, salah satu yang populer adalah bidara arab. Manfaat daun bidara arab yang paling populer adalah dapat mengusir jin. Namun, di luar kepercayaan tersebut, ternyata terdapat juga berbagai manfaat daun bidara untuk kesehatan dan juga kecantikan. Berikut adalah manfaat daun bidara dan cara menggunakannya!

  1. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat daun bidara dan cara menggunakannya yang pertama dikonsumsi langsung atau dalam bentuk jus untuk menjaga kesehatan jantung. Penyakit jantung bermacam jenisnya dan juga penyebabnya. Salah satu yang paling memengaruhi adalah gaya hidup kita. Maka dari itu, kita harus memiliki gaya hidup yang seimbang dan konsumsi daun bidara dipercaya dapat mencegah dan mengatasi gangguan jantung.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Manfaat daun bidara dan cara menggunakannya yang kedua adalah diaplikasikan pada luka untuk mempercepat penyembuhan luka. Daun bidara dipercaya memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu penyembuhan luka seperti luka sayatan, lecet, atau akibat goresan.

Selain itu, daun bidara juga dipercaya memililki senyawa yang dapat membantu menyembuhkan luka bakar dan mencegah luka bakar meninggalkan bekas pada kulit. Manfaat daun bidara untuk menyembuhkan luka lebih cepat juga berasal dari kemampuan daun bidara untuk mempercepat regenerasi kulit.

  1. Mengatasi gangguan tidur

Manfaat daun bidara arab selanjutnya adalah dapat mengatasi gangguan. Cara menggunakannya adalah dengan cara mengonsumsi teh daun bidara. Teh daun bidara memiliki kandungan saponin sehingga dipercaya dapat memberikan efek menenangkan sehingga dapat mengatasi masalah insomnia dan meningkatkan kualitas tidur Anda.

  1. Baik untuk sistem pencernaan

Manfaat buah bidara dan daunnya selanjutnya adalah untuk memelihara sistem pencernaan. Manfaat daun bidara dan cara menggunakannya untuk kesehatan pencernaan adalah dapat dikonsumsi secara langsung, dengan cara meminum rebusan daunnya, makan buahnya, ataupun dengan mengonsumsi teh daun bidara.

Bidara dapat membantu mengeluarkan berbagai racun dalam pencernaan sehingga mampu untuk mencegah terjadinya infeksi pada saluran pencernaan. Berbagai risiko gangguan pencernaan pun dapat diatasi.

  1. Menurunkan risiko diabetes

Manfaat daun bidara dan cara menggunakannya yang lain adalah meminum air rebusan daun bidara secara rutin untuk menurunkan kadar gula darah. Penderita diabetes diharuskan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula lainnya untuk menstabilkan gula darah.

Selain mengatur pola makan, penderita diabetes umumnya juga menjadikan herbal sebagai salah satu cara untuk mengontrol kadar gula darah. Daun bidara dapat menjadi salah satu pilihan obat herbal tersebut.

  1. Mengobat wasir

Manfaat daun bidara yang keenam adalah dapat mengatasi wasir. Penyakit yang satu ini memang bukan penyakit mematikan, tapi tetap saja amat mengganggu dan juga menyiksa penderitanya. Cara menggunakan daun bidara untuk wasir dapat dengan meminun air rebusannya secara rutin dan juga dengan cara mengaplikasikan daun bidara secara langsung pada bagian anus yang membengkak.

  1. Menjaga kesehatan dan kecantikan kulit

Manfaat daun bidara dan cara menggunakannya selanjutnya adalah dengan membuat masker daun bidara untuk memelihara kulit wajah. Kandungan antibakteri dalam lidah buaya mampu untuk membantu mengatasi jerawat.

Selain itu, bidara juga mampu membantu meremajakan kulit dan memberi perlindungan kulit dari sinar UV. Daun bidara juga membantu membersihkan wajah dengan lebih maksimal sehingga kebersihan dan kecantikan kulitpun terjaga.

  1. Melancarkan haid

Manfaat daun bidara yang penting untuk wanita adalah dapat melancarkan haid. Daun bidara dapat membantu menyeimbangkan hormon yang dapat menjadi penyebab dari siklus haid menjadi tidak teratur. Cara untuk mendapatkan manfaat daun bidara adalah dengan meminun ekstrak daun bidara.

  1. Membersihkan tubuh

Daun bidara juga dapat membersihkan tubuh dengan lebih maksimal. Hal inilah yang membuat daun bidara sering dijadikan sebagai bahan utama sabun. Selain itu, daun bidara juga dipercaya dapat membantu mengatasi masalah keputihan yang dialami wanita.

Manfaat daun bidara untuk membersihkan daerah kewanitaan kemungkinan tidak berbeda jauh dengan manfaat daun sirih. Pada dasarnya daun bidara memang dapat dijadikan sebagai antiseptik, sehingga tidak heran jika terdapat anjuran untuk membersihkan tubuh dengan daun bidara.

  1. Menurunkan berat badan

Konsumsi daun bidara secara rutin juga diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Daun bidara membantu menurunkan berat badan dengan cara memberikan rasa lapar lebih lama dan juga membantu dalam pembakaran lemak. Cara menggunakannya adalah dengan meminun air rendaman daun bidara yang direndam semalaman atau dengan konsumsi teh daun bidara.

  1. Merawat rambut

Manfaat daun bidara yang terakhir adalah untuk perawatan rambut. Cara menggunakan daun bidara untuk perawatan rambut adalah dengan cara menjadikan air rebusan daun bidara sebagai hair tonic. Daun bidara dapat membuat rambut lebih kuat dan dapat mencegah rambut dari kerusakan dan kerontokan.

Itu dia berbagai manfaat daun bidara untuk kesehatan dan kecantikan, serta cara untuk menggunakannya. Daun bidara yang diklaim mampu untuk mengusir jin, ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Sayangnya, manfaat daun bidara arab ini masih belum banyak dibuktikan secara ilmiah.

Masih sangat terbatas jumlah penelitian tentang manfaat daun bidara. Meskipun begitu, penggunaan daun bidara dapat dikatakan relatif aman. Jika Anda menggunakan produk dengan kandungan atau yang berbahan dasar daun bidara, pastikan keamanan produk tersebut dengan cara memeriksa izin BPOM dalam produk tersebut.

Jika Anda mengolahnya sendiri, pastikan daun bidara yang Anda gunakan bebas dari paparan bahan kimia. Selain itu, jika sedang menjalani pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menjaga keamanan penggunaan daun bidara ini. Selamat mencoba!

Cara Budidaya Pohon Bidara

Daun bidara atau Ziziphus Mauritiana, juga dikenal pohon jujubeyang diyakini berasal dari Cina. Pohon berukuran sedang ini bisa tumbuh hingga 40 kaki, memiliki daun hijau mengkilap dan kulit abu-abu terang. Buah berbentuk oval lonjong hijau dan menjadi coklat tua dari waktu ke waktu.

Ziziphus Mauritiana adalah pohon buah yang dikenal dengan buah plum kecilnya yang disebut Ber. Buah ini sangat populer di negara tempat tanaman ini tumbuh. Tanaman ini diyakini berasal dari Asia Tenggara, kini populer di seluruh dunia.

Cara menumbuhkan daun bidara yang terbaik adalah di iklim hangat dan kering, tapi bisa mentolerir turunnya musim hujan atau musim dingin. Pohon bidara yang tumbuh tidak sulit asalkan memiliki tanah berpasir dan gembur. Daun bidara tidak spesifik tentang pH tanah tapi perlu ditanam di bawah sinar matahari penuh.

Pohon itu bisa diperbanyak dengan biji atau tunas akar. Pohon bidara ini adalah pensuplai nitrogen sebelum musim tanam membantu produksi buah. Meski pohon ini akan mentolerir kekeringan, air biasa akan membantu produksi buah dan tidak ada masalah hama atau penyakit yang diketahui dengan pohon ini serta buah bidara sangat mudah dipanen.

Cara Menumbuhkan dari Biji
Kumpulkan biji setelah buah matang menjadi warna cokelat kemerahan dan mengkilap dan tidak ada tanda hijau yang tersisa di ujungnya. Kumpulkan tiga atau empat buah untuk meningkatkan kemungkinan menemukannya dengan benih yang layak. Potong memanjang di sekitar buah dengan pisau pengupas dan membongkar dua bagian terpisah untuk mengekstrak batu cokelat kecil yang besar itu.

Rendam biji di air hangat selama satu jam. Dengan lembut gosokkan semua daging yang menempel. Bilas mereka secara menyeluruh dan meletakkan benih di atas handuk kertas untuk dikeringkan. Simpan biji tersebut ke dalam kantong kertas dari kelembaban dan cahaya langsung agar benih bisa masak.

Simpan di suhu tinggal sekitar 70 derajat Fahrenheit, seperti di dalam lemari dapur. Pindahkan mereka ke cold storage dalam dua sampai tiga bulan seperti cara menanam manggis dari biji. Bungkus biji di lumut sphagnum lembab dan letakkan di dalam kantong plastik yang bisa ditutup.

Biarkan tas terbuka 1 inci agar kelembaban berlebih bisa lepas. Simpan benih di lemari es selama dua sampai tiga bulan sampai dingin stratifikasi. Basahi lumut sphagnum kapan pun rasanya tidak lembab.

Keluarkan biji dari kulkas setelah periode stratifikasi dingin berakhir. Tempatkan mereka dalam mangkuk. Tutupi mereka dengan air rebusan saja dan rendam selama 24 jam.

Gosok sisi masing-masing biji dengan serabut baja sampai terbentuk lubang kecil atau dengan lembut memecahkan endocarp dengan nutcracker genggam. Ini dikenal sebagai perebutan benih. Ini melemahkan endocarp, atau lapisan luar yang keras, sehingga benih di dalamnya akan berkecambah lebih cepat.

Tabur benih yang diproses dalam pot 4 inci individual yang diisi dengan campuran pot steril. Taburkan mereka sedalam 1/2 inci. Beri air di setiap pot setelah disemai untuk membantu menyelesaikan tanah.

Tempatkan benih di dalam rumah kaca, bingkai dingin yang terisolasi atau di dalam rumah di dekat jendela besar yang cerah. Hangatkan pot dengan tempelan perkecambahan set ke 80 F di siang hari dan 60 F di malam hari. Pantau tingkat kelembaban dalam campuran pot erat karena akan mengering dengan cepat dengan suhu hangat.

Tambahkan air setiap kali terasa kering di bagian atas 1/4 inci. Air sampai terasa agak lembab tapi tidak basah di bagian atas 1 inchi seperti cara menanam mawar hitam dari biji. Perhatikan perkecambahan dalam tiga sampai empat minggu.

Simpan benih perkecambahan di tempat selama dua minggu lagi, lalu mulai memindahkannya di siang hari. Hangatkan pot di malam hari selama seminggu lagi, lalu lepaskan tikar perkecambahannya. Pindahkan bibit ke tempat terbuka ke tempat yang hangat dan terlindung saat suhu di luar ruangan di atas 55 F di malam hari.

Waktu terbaik untuk memangkas tanaman ini ada di saat musim kemarau, sementara pohonnya benar-benar tidak aktif. Pemangkas tangan dapat digunakan untuk kayu atau ranting yang berdiameter setengah sentimeter. Untuk menghindari pengenalan patogen penyakit, sterilkan semua peralatan pemangkasan dengan alkohol bekas sebelum melakukan pemotongan.

Daun bidara dapat tumbuh dari biji, varietas yang tidak diperbaiki tidak akan menghasilkan benih yang benar. Sebagian besar varietas dijual sebagai pohon yang dicangkok siap tanam. Pohon daun bidara akan mentolerir berbagai macam tanah dan pH hingga 7,8.

Mereka akan berkembang di mana kebanyakan pohon akan mati (mudah ditanam). Pohon bidara mentolerir suhu sampai suhu terekstrim. Namun, mereka tidak mentolerir basah akar sehingga harus ditanam di mana ada drainase yang baik.

Daun bidara membutuhkan pembuahan, sama seperti pohon jenis lainnya. Gunakan 0,2 lb nitrogen untuk setiap inchi diameter batang hingga maksimum pemakaian satu pon. Oleskan pupuk ini sesaat sebelum pertumbuhan di musim pertumbuhan.

Daun bidara menyukai iklim panas dan kering. Tumbuhan ini sangat toleran terhadap kekeringan dan bisa bertahan dalam kondisi yang akan membunuh sebagian besar tanaman lainnya. Tanaman ini biasanya mekar cukup larut untuk menghindari embun berlebihan pada musim penghujan sekalipun.

Masalah hama utama untuk daun bidara adalah busuk akar kapas. Jika kehilangan tanaman untuk penyakit ini, jangan menanam kembali di tempat yang sama dengan tanaman baru apa pun karena tanaman yang ditaruh di sana akan mati. Masalah utama lainnya dengan tanaman ini adalah pertumbuhan akar.

Ini dapat menyebabkan semak di bawah pohon dewasa seperti cara mengatasi penyakit haar daun pada tanaman padi. Pertumbuhan akar harus dipotong segera setelah akar muncul. Cedera akar akan mendorong kecambah akar, jadi hati-hati saat memotong atau membudidayakan di bawah pohon.

Selain itu, kecambah ini tidak akan memiliki jenis buah yang sama seperti pohon induk karena pohon induknya dicangkokkan. Kecambah dapat digunakan sebagai batang bawah untuk cangkokan. Satu-satunya cara untuk membudidayakan tanaman ini adalah mengerti akan apa yang akan didapatkan jika dengan menanam tanaman yang dicangkokkan. (dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here