Kasus Mesum Secara Live di Lebak Segera Disidangkan

0
321

LEBAK, BANTENDAY.co.id – Kasus pornografi yang disiarkan secara live (langsung) di salah satu aplikasi media sosial dengan melibatkan pasangan mesum berinisial AA yang berprofesi sopir angkutan umum dan M, yang bekerja pengasuh bayi, memasuki babak baru. Bahkan kasusnya sudah masuk ke P21 dan segera disidangkan.

“Berkasnya sudah lengkap dinyatakan P21,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak
AKP Oka Nurmulia Hayatman, Rabu 8 Mei 2019.

Dijelaskan Oka, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data akhirnya skandal seks sopir angkutan umum dan pengasuh bayi itu bakal segera disidangkan setelah berkas perkara keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21.

Masih kata Oka, dari hasil penyidikan, M dan AA mengaku telah berhubungan badan layaknya suami-istri dan ditayangkan langsung melalui aplikasi Bigo Live milik M dengan nama akun Safira. Keduanya nekat menayangkan adegan seks hanya agar viewers atau follower (pengikut) sang pelaku meningkat.

“Kalau viewers/follower nya banyak mereka akan mendapatkan gift, dan gift itu bisa ditukar dengan uang. Jika terkumpul 20 ribu gift bisa ditukarkan menjadi uang Rp2 juta,” paparnya.

Sekedar diketahui, kasus tersebut terungkap setelah keduanya digerebek Polisi saat menginap selama dua hari di Hotel Teratai Pasar Rangkasbitung, Lebak, pada akhir Desember 2018 lalu. Penggerebekan itu dilakukan setelah anggota Polres Lebak mengenali lokasi saat keduanya bersenggama dan disiarkan secara langsung lewat aplikasi Bigo live.

“Atas perbuatannya itu, pasangan mesum kini telah meringkuk di penjara setelah berstatus tersangka,” ucapnya.

Keduanya dijerat pasal 29 atau 36 UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi sub pasal 45 UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto menambahkan, kasus ini di Lebak terbilang luar biasa. Pihaknya pun mengapresiasi langkah anggotanya yang sudah mengungkap kasus tersebut.

”Betul sudah masuk babak baru, semoga dengan terkuaknya kasus tersebut tidak ada lagi masyarakat di Lebak yang melakukan perbuatan tersebut,” harapnya. (A1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here