Puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari)

0
135

Tangerang, Bantenday.co.id – Pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (Haki) itu, para pengunjuk rasa dari Patriot Nasional (PATRON) dan Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang menuntut transparansi penegakan dugaan kasus korupsi yang ada di Kota Tangerang, yaitu diantaranya, dugaan pungutan liar (Pungli) pada pelaksanaan Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan dugaan kasus honorarium ganda yang menjerat anggota DPRD Kota Tangerang.

Koordinator Aksi, Saipul Basri mengatakan, hingga saat ini penanganan dugaan kasus korupsi honorarium ganda yang menjerat anggota DPRD masih belum terselesaikan. Bahkan kasus yang telah dilaporkan sejak beberapa tahun lalu itu tidak jelas proses hukumnya, oleh karena itu, dia meminta agar pihak Kejari Kota Tangerang menindak tegas secara aturan dan ketentuan hukum yang berlaku atas permasalahan dugaan korupsi tersebut.

“Kita meminta Kejari Kota Tangerang agar mengusut kembali secara tuntas atas kasus kasus yang telah dilaporkan masyarakat, karena sampai saat ini belum jelas ketetapan hukumnya,” katanya disela sela aksi.

Setelah beberapa jam berorasi, akhirnya pengunjuk rasa diterima oleh Kasi Intel Kejari Tangerang, Saimun. Dalam keterangannya Saimun mengatakan bahwa terkait kasus Pungli PTSL yang ada di Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, pihaknya telah menetapkan tersangka yaitu Lurah Paninggilan, Mas’ud. Sementara terkait dugaan kasus korupsi yang diduga menjerat anggota DPRD Kota Tangerang, pihaknya berjanji akan mengkaji laporan tersebut dengan alasan baru menjabat.

“Untuk kasus PTSL kami sudah tetapkan tersangka. Kami akan kaji lagi laporan dugaan kasus honorarium ganda itu nanti,” katanya.

Selain mendatangi Kantor Kejari, massa aksi juga menggelar orasi di Gedung Puspemkot Tangerang. (duy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here