Pilkada Lebak 2018, Sebanyak 1097 TPS Dinyatakan Rawan 

47
746

LEBAK,BANTENDAY.CO.ID

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lebak menyatakan dari 1897 Tempat Pemungutan Suara (TPS), sebanyak 1097 TPS dinyatakan rawan. Kerawanan itu antara lain rawan bencana, pemilih tak memenuhi syarat namun masuk dalam DPT, rawan broker dari aktor politik, rawan keterlambatan logistik, rawan intimidasi sampai dengan rawan sara atau ujaran kebencian.
Komisioner Panwaslu Lebak, Odong Hudori mengatakan, 1097 TPS yang dinilai rawan tersebut merupakan pemetaan yang dilakukan pihaknya sampai tingkat bawah. Sehingga kerawanan tersebut terbagi dalam beberapa katagori. Seperti TPS yang wilayahnya rawan bencana yakni sebanyak 328 TPS, sedangkan TPS yang rawan dengan pemilih yang tidak memenuhi syarat namun masuk dalam DPT terdapat di 253 TPS.
“Mayoritas pemilih yang tidak memenuhi syarat namun masuk dalam DPT terdapat di Kecamatan Rangkasbitung,” kata Odong, saat konferensi pers di kantor Panwaslu Lebak, Minggu (24/6).
Adapun indikator kerawanan broker dari aktor politik yang suka membagi-bagikan uang kata Odong, berada di 167 TPS, adapun TPS yang rawan keterlambatan atau kekurangan logistik sebanyak 75 TPS, untuk TPS yang rawan intimidasi sebanyak 63 TPS dan sebanayak 36 TPS merupakan rawan sara atau ujaran kebencian.
“Semua indikator kerawanan tersebut tersebar disejumlah wilayah di Lebak, namun dari sekian kerawanan, yang tertinggi adalah kerawanan bencana alam yang titiknya berada di Kecamatan Cibeber,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Lebak, Ade Jurkoni menambahkan, saat ini yakni tiga hari kedepan merupakan masa tenang. Dimana, masa itu dilarang untuk berkampanye oleh pasangan calon. Untuk itu pihaknya terus melakukan pengawasan dengan melakukan patroli disejumlah titik. Bahkan kata dia ,pengawas TPS agar aktif dalam melakukan tugasnya nanti saat pencoblosan.
Terkait paslon yang saat ini belum memberikan keterangan atau laporan dana kampange dari calon, akan segera melakukan koordinasi dengan KPU Lebak.
“Hari ini merupakan terakhir penyerahan laporannya, jika sampai waktu yang telah ditentukan belum juga menyerahkan laporan, paslon bisa kita rekomendasikan untuk didiskualifikasi,”

katanya.(A6)

47 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here